Pembelajaran Sains Abad 21


Pembelajaran Sains Abad Ke-21


Perubahan merupakan sebuah keniscayaan yang terus terjadi karena tidak ada yang abadi melainkan perubahan itu sendiri. Dalam hal ini perubahan besar terjadi khusus nya dalam dunia pendidikan. Cara menyimpan dan mengakses informasi dengan komputer dan digital akan mengubah banyak aspek pendidikan. Saat ini dan pada masa ini internet berpotensi untuk menghubungkan siswa keberbagai sumber yang sebelumnya tidak tersedia. Pendidikan akan terus berkembang dari masa ke masa, sekarang ini memasuki abad ke -21 dimana ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang begitu pesat terutama teknologi informasi yang akan berdampak pada segala bidang.

Paradigma Pembelajaran Abad Ke 21
1.      Informasi
Pembelajaran Lebih diarahkan untuk mendorong siswa/ peserta didik mencari tahu, dari berbagai sumber, karena informasi sudah tersedia dimana saja dan kapan saja, bukan siswa masih diberi tahu.
Pembelajaran yang dimulai dengan Penyelidikan dan penggalian informasi melalui berbagai sumber. degan melalui penyelidikan siswa akhirnya dapat memperoleh penemuan. Belajar dengan melalui penemuan ini sesuai dengan bentuk-bentuk belajarn pemecahan masalah dan dapat meningkatkan kreativitas siswa, yang  memberikan kesempatan siswa/peserta didik mencari tahu informasi mengenai materi pembelajaran dan dapat menyelasaikan masalah yang telah diberikan guru.
2.      Komputasi
Komputasi merupakan sistem yang dapat mempercepat pekerjaan. Pembelajaran yang diarahkan untuk mampu merumuskan masalah(menanya) , bukan hanya menyelesaikan masalah (Menjawab).Pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran yaitu CASE, Concret preparation, Konflik kognitif,bridging dan Metakognitif.

3.      Otomasi
Otomasi merupakan sesuatu yang dapat menjangkau segala pekerjaan  dengan rutin.dalam Otomasi ini Pembelajaran yang diarahkan untuk melatih berfikir analitis (Pengambilan keputusan) bukan berfikir mekanistik (Rutin). Dalam Pembelajaran seorang pendidik lebih baik menggunakan kata tanya mengapa bukan apa, agar siswa dapat menjawab pertanyaan tersebut .

4.      Komunikasi
 Dalam Komunikasi bisa dilakukan dimana saja, kemana saja karena media yang digunakan pun juga sudah banyak . Nah dalam Pembelajaran menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi dalam menyelesaikan masalah lebih cocok kolaboratif.

Kerangka Kompetensi Abad ke -21
Kehidupan dan karir
·         Fleksibel dan adiktip
·         Berinisiatif dan mandiri
·         Keterampilan sosial dan budaya
·         Produktif dan akuntabel
·         Kepemimpinan dan tanggung jawab

Pembelajaran dan Inovasi
·         Kreatif dan inovasi
·         Berfikir kritis dalam menyelesaikan masalah
·         Komunikasi dan Kolaborasi

Informasi, Media dan teknologi
·         Melek Informasi
·         Melek Media
·         Melek Teknologi

Kerangka ini pada abad ke-21 ini menunjukkan bahwa berpengetahuan saja tidak cukup, harus dilengkapi dengan kemampuan kreatif –Kritis, Berkarakter Kuat(Bertanggung jawab, sosial, toleran, Produktif)
Menurut pandangan saudara, bagaimana sistem pembelajaran sains abad 21 dinegara indonesia, Khususnya provinsi jambi ?

Komentar

  1. Salah satu kerangka pembelajaran abad 21 adalah fleksibel, bagaimana menurt pandangan bapak tentang proses pembelajaran secara online tanpa tatap muka? Sedangkan belajar bukan hanya sekedar mentransfer ilmu tapi kita juga sebagai guru harus bisa membentuk karakter dari siswa tersebut

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum wr.wb
    Terima kasih atas postingan nya..
    Saya mencoba menanggapi pertanyaan saudara..
    bagaimana sistem pembelajaran sains abad 21 dinegara indonesia, Khususnya provinsi jambi ?
    Dalam menghadapi globalisasi abad 21 maka salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan mutu pendidikan. Pengembangan kurikulum 2013 dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi.Pembelajaran IPA di era abad 21 sebaiknya dilaksanakan secara inkuiri ilmiah (scientific inquiri) dengan pendekatan berpusat pada siswa (student centered learning) untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif (creative thingking) dan berpikir kritis (critical thingking), mampu memecahkan masalah, melatih kemampuan inovasi dan menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi.
    Untuk di jambi pun sudah melakukan penerapab k 13..jadi bisa di katakan bahwa d jambi sudah di era modern abad 21

    BalasHapus
  3. jika di izinkan menilai dari sudut pandang sendiri, perlunya kajian mendalam berkaitan dengan tantang zaman terhadap kurikulum, bagi sebgaian guru munculnya kurikulum baru dapat nemambah inovasi, kreatifitas guru. nanum sangat disyangkan kurikulum yang baru justru menjadi kendala bagi kalangan guru ( itu yang saya baca di bebrapa artikel, blog, dan koran lokal pada saat masih menjadi mahasiswa S1) perlunya persiapan yang matang dalam pelaksanaannya. jika ditinjau dari tataran konsep, kurikulum KTSP dan K13 sudah menjawab tantangan abad ke-21.

    Salam
    Agung Laksono

    BalasHapus
  4. dri sudut pandang saya, sistem pembelajaran sains abad 21 sama dgn provinsi lain. kerena sudah diatur oleh negara kita, yaitu penyetaraan kurikulum KTSP menjadi K13 fungsinya menyetarakan pendidikan hingga keplosok daerah diindonesia. dapat diartikan sistem pembelajaran abad 21 sama diseluruh indonesia

    BalasHapus
  5. Mari sharing, saya membahas tentang pemerataan pendidikan di probinsi jambi, dimana sangat banyak perbaikan saran dan prasarana yang harus dilakukan smua elemen masyakat dan pemerintahan, artinya bagaimana tercapai jika beberapa pelosok tak terjangkau tengan era millenium? Jadi menirut saya disini pemerataan pendidikan sains berbasi IT haruslah sesuai porsi nya, menjangkau sluruh wilayah provinsi jambi.

    BalasHapus
  6. pembelajaran abad ke 21 menurut pendapat saya khususnya di provinsi jambi udah diterapkan sebelum kurikulum k13, kurikulum KTSP salah satu kurikulum yang digunakan untuk mengatasi pembelajaran pada abad ke 21,karena pada kurikulum KTSP sudah menggunakan pendekatan konstruktivisme ( siswa sebagai inti pemebelajaran) dimana diharapkan siswa bisa aktif dan berpikir kritis serta menghubungkan nya dalam pengalaman sehari-hari. dimana dengan upaya pemerintah dengan membagikan jaringan internet kepada setiap kecamtan atau desa dengan bekerja sama dengan MENKOMINFO untuk sarana belajar siswa dan masyarakat mengenal tekhnologi.

    BalasHapus
  7. Dalam menghadapi globalisasi abad 21 maka salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan mutu pendidikan. Saat ini peningkatan mutu pendidikan Indonesia masih terus diupayakan karena sangat diyakini bahwa IPA sebagai ilmu dasar memegang peranan penting dalam pengembangan IPTEK. IPA (natural sains) adalah kumpulan pengetahuan dan cara-cara mendapatkan pengetahuan mempergunakan pengetahuan.
    Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan. ini lah sistem pembelajaran sains abad 21 dinegara indonesia, Khususnya provinsi jambi yaitu dengan adanya di berlakukannya kurikulum K13.

    BalasHapus

Posting Komentar